KhatulistiwaHits, Jakarta — Dosen Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (STI), Cyber University menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Penguatan Praktik Keamanan Digital melalui Pengelolaan Jejak Digital dan Deteksi Konten Hoaks bagi Remaja Panti Al Hasanat.” Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (7/3) di Aula Panti Asuhan Al Hasanat, Pancoran, Jakarta Selatan.
Ketua pelaksana kegiatan, Neneng Rachmalia Feta mengungkapkan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya keamanan digital, pengelolaan jejak digital, serta kemampuan mengenali informasi hoaks yang kerap beredar di media sosial.
“Dalam kegiatan ini kami menegenalkan konsep dasar keamanan digital sekaligus praktik langsung dalam mengelola identitas digital secara lebih bijak. Dengan adanya kegiatan berharap peserta dapat memahami bagaimana menjaga jejak digital dan memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya di ruang digital,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, Rabu (11/3).
Ia menambahkan antusiasme peserta menunjukkan pentingnya literasi digital bagi generasi muda.
“Respons positif dari peserta menjadi indikator bahwa kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi remaja dalam meningkatkan pemahaman mengenai keamanan digital dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab,” jelasnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran dan kemampuan dalam menggunakan teknologi secara aman.
Antusiasme Peserta dan Dampak Positif Kegiatan
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Selama pelatihan berlangsung, peserta terlihat aktif mengikuti diskusi, praktik simulasi, serta sesi tanya jawab bersama narasumber. Umpan balik yang diberikan setelah kegiatan juga menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dinilai relevan dan mudah dipahami oleh para peserta.
Salah satu peserta, Salsa Bila, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memotivasi dirinya untuk terus berkembang.
“Kegiatan yang diselenggarakan oleh Cyber University sangat seru karena memberikan banyak ilmu sekaligus motivasi untuk terus semangat merencanakan masa depan,” ujarnya.
Baca juga: Menuju New Generation Summit 2026, Cyber University Siap Matangkan Talenta Muda
Hal senada juga disampaikan oleh Jahra Wati yang menilai bahwa materi pelatihan sangat bermanfaat bagi remaja.
“Materinya mudah dipahami dan sangat bermanfaat. Saya juga berharap suatu saat bisa melanjutkan pendidikan di Cyber University,” katanya.
Cyber University yang dikenal sebagai The First Fintech University in Indonesia terus berkomitmen menghadirkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memiliki motivasi untuk terus belajar serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan di era digital.(Tiara Sari)















