KhatulistiwaHits, Pontianak – Nuansa hangat dan penuh keakraban terasa di Aula Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak pada Senin (6/4). Mahasiswa bersama jajaran kampus mengikuti kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UBSI kampus Pontianak. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan sekaligus membangkitkan semangat baru pasca Idul Fitri.
Momentum Bangkit dan Raih Prestasi Pasca Idul Fitri
Mengusung tema “Maafkan Kegagalan Lalu, Gaspol Prestasi Baru, Melejit Setelah Idul Fitri”, kegiatan ini menghadirkan praktisi dan public speaker, Wanty Eka Jayanti, sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, Wanty menegaskan bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang saling memaafkan, tetapi juga menjadi momen refleksi untuk memulai perubahan ke arah yang lebih baik.
“Idul Fitri bukan sekadar tradisi saling memaafkan, tetapi juga momen untuk reset diri dan memulai langkah baru yang lebih baik,” ujar Wanty saat menyampaikan materi.
Ia juga menyampaikan bahwa nilai-nilai disiplin dan ketahanan diri yang dilatih selama Ramadan perlu dilanjutkan dalam kehidupan akademik agar menghasilkan perubahan nyata.
“Energi yang sudah dibangun selama Ramadan jangan berhenti, tapi harus dilanjutkan dalam aktivitas kuliah dan pengembangan diri,” tambahnya.
Dalam sesi inspiratif, Wanty mengajak mahasiswa untuk tidak terjebak pada kegagalan masa lalu.
“Penurunan nilai akademik, kekalahan dalam lomba, maupun kurangnya keaktifan organisasi bukanlah akhir, melainkan awal untuk bangkit dan berkembang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wanty menekankan pentingnya keseimbangan antara akademik dan non-akademik. Mahasiswa didorong aktif dalam organisasi, mengikuti kompetisi, serta membangun portofolio sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Baca juga: Silaturahmi dan Sosialisasi: Halal Bihalal UBSI Berbalut Kisah yang Menguatkan Nilai-Nilai Kehidupan
Dari Refleksi Menuju Aksi Nyata
Selain itu, pengelolaan waktu menjadi perhatian penting. Masa kuliah yang terbatas perlu dimanfaatkan secara maksimal dengan menetapkan target konkret setiap semester. Konsistensi dalam proses disebut sebagai kunci utama dalam mencapai hasil yang berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Wanty menyoroti pentingnya silaturahmi sebagai modal masa depan. Relasi yang terjalin di lingkungan kampus, baik dengan teman, dosen, maupun alumni, dapat menjadi jaringan profesional yang berharga di kemudian hari.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada penguatan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan Halal Bihalal ini diharapkan menjadi lebih dari sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga ruang refleksi dan motivasi bagi mahasiswa UBSI kampus Pontianak untuk memulai langkah baru dengan semangat dan komitmen dalam meraih prestasi.(Tiara Sari)















