Khatulistiwahits.com, Pontianak — Tahun 2026 rasanya seperti sedang ikut lomba lari yang garis finisnya terus dipindahkan. Baru saja merasa kondisi ekonomi mulai membaik, harga kebutuhan sehari-hari kembali membuat dompet menghela napas panjang.
Di media sosial, tidak sedikit anak muda yang bercanda bahwa tanggal tua kini dimulai sejak tanggal muda. Meme tentang saldo rekening yang “menghilang tanpa jejak” pun terus bermunculan. Meski terdengar lucu, kenyataannya banyak orang memang sedang mencari cara agar pendapatan bisa ikut bertumbuh di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Sayangnya, harapan kenaikan penghasilan tidak selalu datang secepat notifikasi promo belanja online. Di sinilah banyak pekerja mulai sadar bahwa meningkatkan kompetensi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan.
Tidak sedikit pekerja yang sudah bertahun-tahun menjalani pekerjaannya dengan baik. Target tercapai, tanggung jawab bertambah, bahkan sering menjadi tempat bertanya rekan kerja. Namun ketika kesempatan promosi datang, ada syarat yang masih berdiri seperti tembok besar di depan jalan karier: kualifikasi pendidikan.
Ini bukan soal pintar atau tidak pintar. Dunia kerja saat ini ibarat permainan yang levelnya terus bertambah. Semakin tinggi levelnya, semakin banyak kemampuan yang harus dimiliki.
Karena itu, banyak pekerja mulai melirik pendidikan tinggi sebagai langkah untuk membuka peluang yang lebih luas.
Kuliah Tidak Harus Bikin Resign
Masalahnya, tidak semua orang bisa langsung meninggalkan pekerjaan demi kembali ke bangku kuliah. Tagihan bulanan tidak mengenal kata “cuti pendidikan”.
Menjawab kondisi tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif menghadirkan Program Kelas Karyawan yang memungkinkan pekerja tetap kuliah sambil menjalankan aktivitas profesionalnya.
Program ini dirancang dengan sistem perkuliahan yang fleksibel sehingga mahasiswa tetap bisa bekerja tanpa harus mengorbankan pendidikan. Mahasiswa bisa berkuliah hanya Jumat dan Sabtu. Ibarat dua roda sepeda, pekerjaan dan kuliah bisa berjalan beriringan untuk membawa seseorang menuju tujuan yang lebih jauh.
Tiga Jurusan Unggulan Sesuai Kebutuhan Kerja
Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut masyarakat semakin adaptif, memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi investasi yang tidak kalah penting dibandingkan menabung.
UBSI kampus Pontianak menghadirkan tiga program studi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut, yaitu Akuntansi Plus, Sistem Informasi, dan Informatika.
Program Studi S1 Akuntansi Plus tidak hanya membekali mahasiswa dengan kemampuan mengelola keuangan dan menyusun laporan keuangan, tetapi juga memahami perkembangan teknologi yang kini semakin banyak digunakan dalam dunia bisnis dan perbankan.
Sementara itu, Program Studi Sistem Informasi menjadi pilihan bagi mereka yang ingin berada di persimpangan antara teknologi dan bisnis. Lulusan program ini dibekali kemampuan menganalisis kebutuhan organisasi serta merancang solusi digital yang mampu meningkatkan efisiensi kerja.
Sedangkan Program Studi Informatika fokus pada pengembangan kemampuan di bidang teknologi informasi, mulai dari pemrograman, pengembangan aplikasi, hingga berbagai kompetensi digital yang semakin dibutuhkan di era transformasi digital.
Baca juga : Mau Bikin Animasi Pakai AI? DICO Pontianak dan UBSI Siapkan Workshop Seru untuk Anak Muda
Ketiga program studi tersebut menjadi bekal penting bagi pekerja yang ingin meningkatkan daya saing sekaligus membuka peluang karier yang lebih luas di masa depan.
Program Kelas Karyawan UBSI kampus Pontianak, pekerja dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan yang sedang dijalani. Dengan jadwal yang fleksibel, kuliah tidak lagi menjadi pilihan yang harus ditunda karena kesibukan kerja.
Daripada terus menunda rencana kuliah sampai waktu yang tidak jelas datangnya, sekarang bisa jadi momen yang tepat untuk memulai. Informasi dan pendaftaran Program Kelas Karyawan UBSI kampus Pontianak dapat diakses melalui pmbubsi.id.
Lagipula, kalau harga kebutuhan hidup saja rajin naik level, masa kemampuan diri mau diam di level yang sama?















