Khatulistiwahits.com, Pontianak — Menjelang kelulusan, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk menghadapi dunia kerja, tetapi juga diajak untuk tetap berkontribusi terhadap perkembangan almamater. Salah satu bentuk kontribusi tersebut dilakukan melalui partisipasi dalam Tracer Study, yang menjadi instrumen penting untuk memetakan perjalanan dan keberhasilan lulusan setelah menyelesaikan pendidikan. Melalui rangkaian kegiatan Pembekalan Pra Wisuda ke-18, BSI Career Center (Pusat Karir dan Alumni) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menyelenggarakan Sosialisasi Tracer Study 2026 secara hybrid, yaitu secara langsung di Aula UBSI kampus Pontianak dan daring melalui Google Meeting, pada Kamis (13/8).
BSI Career Center UBSI Kampus Pontianak Bekali 193 Calon Wisudawan melalui Sosialisasi Tracer Study 2026
Kegiatan ini diikuti oleh calon wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya tracer study sebagai alat untuk melihat keberhasilan lulusan di dunia kerja sekaligus menjadi salah satu indikator dalam mengevaluasi relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri.
Dalam kegiatan tersebut, BSI Career Center diwakili oleh Nurmalasari karena Reza Maulana selaku Koordinator BSI Career Center Pontianak berhalangan hadir. Nurmalasari memaparkan pentingnya tracer study bagi institusi pendidikan tinggi sebagai instrumen untuk mengukur perjalanan lulusan sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam peningkatan kualitas pendidikan.
Selain memberikan pemahaman mengenai manfaat tracer study, Nurmalasari juga memandu peserta mengenai tata cara pengisian tracer study melalui laman resmi alumni UBSI. Para calon lulusan diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam pengisian data dan memberikan informasi yang sesuai dengan kondisi mereka setelah menyelesaikan pendidikan.
Reza Maulana dalam keterangannya menyampaikan bahwa tracer study memiliki peran penting dalam memberikan gambaran mengenai keberhasilan lulusan sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi perguruan tinggi.
“Tracer study menjadi salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan lulusan di dunia kerja serta relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri,” jelas Reza dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Kamis (13/8).
Menurutnya, keterlibatan alumni juga perlu terus dijaga karena hubungan antara lulusan dan almamater dapat memberikan berbagai manfaat, termasuk dalam pengembangan karier dan membuka peluang kolaborasi.
“Jejaring alumni dapat memberikan banyak manfaat, baik dalam pengembangan karier maupun peluang kolaborasi di masa depan,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan dalam dua sesi, yaitu sesi sore dan malam, dengan total kehadiran sekitar 193 calon wisudawan dan wisudawati. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti pemaparan materi serta seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.
Melalui kegiatan ini, Reza berharap para lulusan tidak hanya siap menghadapi dunia kerja, tetapi juga dapat berkontribusi aktif dengan memberikan umpan balik melalui tracer study.
“Partisipasi alumni dalam tracer study sangat penting karena data dan informasi yang diberikan dapat menjadi bahan evaluasi untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di masa mendatang,” ungkapnya.
Baca Juga : Mau Langsung Kerja Setelah Lulus? Cek Program Unggulan BCC UBSI Kampus Pontianak!
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berupaya mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia profesional. Melalui peran BSI Career Center serta partisipasi aktif alumni dalam tracer study, UBSI berharap hubungan antara lulusan dan almamater dapat terus terjalin sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan. (Safika)















