KhatulistiwaHits, Jakarta – Mahasiswi Universitas Siber Indonesia atau Cyber University, sebagai Kampus Fintech Pertama di Indonesia, Sheilta Salsabila Saharani, akan bertolak ke Vietnam pada 26-27 Maret 2025 untuk menghadiri acara bergengsi Lark Global Base Maker Day. Sheilta, mahasiswa semester 4 Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi, akan menjadi perwakilan Indonesia yang diundang dalam ajang prestisius ini setelah berhasil lolos ke Final Roadshow kompetisi Base Maker Day by Lark.
Sebelumnya, Sheilta telah menunjukkan potensinya dengan diterima magang di PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS), sebuah perusahaan besar di bidang logistik. Berkat dedikasi dan kemampuannya, ILCS mendukung penuh perjalanan Sheilta ke Vietnam dengan menanggung seluruh biayanya. Kepala kampus Cyber University, Setiaji pun mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian Sheilta.
Baca juga : Cyber University Persiapkan Mahasiswanya Jadi Ahli Cloud Computing
“Sheilta berhasil meyakinkan ILCS dengan potensinya dan berhak mengikuti Final Roadshow kompetisi Base Maker Day by Lark di Vietnam. Kami sangat bangga dengan prestasi ini,” ujar Setiaji dalam rilis yang diterima pada Selasa (25/3).
Lark Global Base Maker Day merupakan ajang internasional yang bertujuan mendorong pengguna untuk memamerkan dan berbagi solusi kreatif menggunakan Lark Base. Acara ini mengundang peserta untuk menunjukkan bagaimana mereka memanfaatkan Lark Base dalam menyederhanakan alur kerja, mengotomatisasi tugas, serta mengelola operasi dengan lebih efisien. Selain kompetisi, Lark juga mengadakan sesi pelatihan mendalam bagi para peserta guna membangun alur kerja yang lebih cerdas tanpa memerlukan keterampilan pemrograman.
Mahasiswi Cyber University Harumkan Nama Indonesia di Lark Base Maker Day Vietnam!
Rektor Cyber University, Gunawan Witjaksono, juga turut mengapresiasi pencapaian mahasiswanya. “Kami sangat berterima kasih kepada ILCS yang telah mendukung Sheilta. Kami juga bangga karena Sheilta dapat menjadi representasi Indonesia di ajang internasional ini,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar kompetisi, program Edutrip yang dijalani Sheilta akan memperkaya wawasannya melalui berbagai kegiatan edukatif, termasuk Industry Best Practice & Co-Creation. Dalam sesi ini, Sheilta akan belajar langsung dari para pemateri internasional ternama seperti Kay Hin (International Lead, Design & Build Zus Coffee), Wong Yong Jie (Co-Founder & Chief Software Architect, Glints), Quan Ngo (CEO Rikkei Digital), dan Keith Ng (Lark Malaysia Community Leader).
“Sheilta akan membawa pulang ilmu yang sangat berharga dari acara ini. Harapannya, ia bisa berbagi dan mengamalkan pengetahuan yang diperoleh kepada generasi baru di Cyber University,” tambah Setiaji.
Baca juga : Mempesona dan Berprestasi: Mahasiswi Cyber University Ini Jadi Finalis Miss Chinese Indonesia 2024!
Sementara itu, Sheilta sendiri merasa bersyukur dan bersemangat untuk mengikuti rangkaian acara di Vietnam. “Saya bersyukur dengan program CLP dan Edutrip di Cyber University yang membuka kesempatan luar biasa ini. Mohon doanya, teman-teman. Saya pasti akan berbagi ilmu yang saya dapat, terutama untuk The New Generation,” ujar Sheilta dengan penuh antusiasme.
Keberangkatan Sheilta ke Vietnam bukan hanya kebanggaan bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi Cyber University dan Indonesia. Pencapaiannya menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi dalam kancah internasional. Semoga perjalanan Sheilta membawa inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan meraih prestasi di level global.








