KhatulistiwaHitsPontianak – Dalam rangka memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak menggelar kegiatan Pembekalan Magang Terintegrasi yang melibatkan langsung instansi pemerintah sebagai mitra strategis. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Tengkawang, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, pada Selasa (5/8).
Pembekalan Magang UBSI Kampus Pontianak Fokus pada Dunia Kerja Pemerintahan
Pembekalan dibuka secara resmi oleh Calvario Mandayu, Pranata Komputer Ahli Muda dari Diskominfo Provinsi Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam membekali generasi muda dengan kompetensi kerja yang relevan.
“Program magang terintegrasi ini menjadi jembatan strategis antara teori akademik dan praktik kerja nyata di instansi pemerintahan,” ujar Calvario dalam keterangan tertulis, Rabu (6/8).
Pemilihan lokasi pembekalan di Kantor Gubernur Kalimantan Barat mencerminkan upaya UBSI untuk memperkuat hubungan kelembagaan dengan pemerintah daerah sekaligus memberikan atmosfer kerja yang nyata bagi mahasiswa.
Kegiatan ini turut dipandu oleh Ratna Indrawati selaku moderator, yang memfasilitasi diskusi produktif mengenai mekanisme dan implementasi program magang terintegrasi, termasuk alur koordinasi, tanggung jawab peserta, serta ekspektasi output dari kegiatan magang.
Program magang terintegrasi yang dikembangkan UBSI kampus Pontianak merupakan bagian dari inovasi kurikulum yang menggabungkan pembelajaran akademik dengan pengalaman praktis di lingkungan kerja, terutama dalam sektor teknologi informasi dan pelayanan publik.
Muhammad Sony Maulana selaku Kaprodi Sistem Informasi UBSI kampus Pontianak menjelaskan bahwa melalui program ini, mahasiswa tidak hanya akan mengasah keterampilan teknis, tetapi juga memahami lebih dalam mengenai tata kelola pemerintahan berbasis digital.
“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapat pengalaman teknis, tetapi juga pemahaman mendalam tentang tata kelola pemerintahan digital dan pelayanan masyarakat,” jelasnya.
Dengan melibatkan Diskominfo Provinsi Kalimantan Barat sebagai mitra strategis, UBSI berupaya memberikan pengalaman lapangan yang kontekstual bagi mahasiswa. Materi pembekalan mencakup orientasi kerja di instansi pemerintah, etika profesional, serta pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik.
Baca juga: 16 Mahasiswa Prodi SIA UBSI Kampus Pontianak Ikuti Pembekalan Magang Di Diskominfo Kalbar
Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi langsung dalam proyek digitalisasi yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, sekaligus memperluas wawasan mereka mengenai praktik kerja di sektor publik berbasis teknologi. Inisiatif ini menjadi bagian dari peran aktif UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendukung pengembangan kompetensi generasi muda yang adaptif terhadap transformasi digital.(Tiara Sari)















