KhatulistiwaHits, Pontianak – Dalam upaya mendorong transformasi digital koperasi, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan bertema “Digitalisasi Proses Bisnis Koperasi Melalui IT Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025”, Selasa (17/6). Acara yang berlangsung di Hotel Gajah Mada Pontianak ini diikuti puluhan pengurus koperasi dari Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.
Akademisi Soroti Peran AI dalam Koperasi
Kegiatan ini menghadirkan pembicara dari kalangan akademisi dan praktisi teknologi, salah satunya Yoki Firmansyah, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Dalam pemaparannya, ia membawakan materi berjudul “Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Daya Saing Koperasi”. Materi tersebut memberikan wawasan kepada peserta mengenai penerapan teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi, pelayanan, dan inovasi usaha koperasi.
“AI dapat membantu koperasi menganalisis kebutuhan anggota, mengelola keuangan secara lebih akurat, serta meningkatkan pengambilan keputusan berbasis data. Ini bukan hanya soal teknologi, tapi bagaimana koperasi bisa lebih relevan dan berdaya saing di era digital,” ujar Yoki Firmansyah.
Baca juga: Lulus ToT Koding dan AI, Dosen UBSI Siap Jadi Fasilitator Pembelajaran Digital
Selain sebagai pengajar, Yoki juga dikenal aktif dalam kegiatan edukasi masyarakat terkait literasi digital dan pemanfaatan teknologi informasi. Kehadirannya dalam kegiatan ini memberikan perspektif akademik yang aplikatif, khususnya dalam konteks pengembangan koperasi di Kalimantan Barat.
Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Perkuat Transformasi
Kegiatan ini turut melibatkan PT Borneo Istimewa sebagai pihak swasta yang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam digitalisasi proses bisnis, khususnya dalam pengelolaan sistem informasi koperasi. Kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan dunia usaha ini menjadi model sinergi untuk mendorong koperasi agar siap menghadapi tantangan transformasi digital.
Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalbar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah dalam mengakselerasi digitalisasi koperasi. Melalui pelatihan dan edukasi ini, diharapkan koperasi-koperasi di Kalbar mampu meningkatkan kualitas layanan dan kinerja usaha mereka dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, guna memperluas dampak digitalisasi di sektor koperasi dan UMKM di Kalimantan Barat.(TRS)















