Example 160x600
Example 160x600
KesehatanLifestyle & Culture

Kantong Kresek Hitam untuk Daging Kurban Ternyata Tidak Aman, Ini Faktanya

×

Kantong Kresek Hitam untuk Daging Kurban Ternyata Tidak Aman, Ini Faktanya

Sebarkan artikel ini
Kantong Kresek Hitam
Example 468x60

Khatulistiwahits – Tradisi pembagian daging kurban saat Idul Adha identik dengan penggunaan kantong plastik kresek. Praktis, murah, dan mudah didapat membuat plastik kresek, terutama yang berwarna hitam, masih sering digunakan masyarakat untuk membungkus daging kurban.

Namun siapa sangka, kebiasaan tersebut ternyata menyimpan risiko kesehatan yang serius.

Sejumlah ahli kesehatan dan lembaga pangan mengingatkan bahwa plastik kresek hitam tidak aman digunakan sebagai pembungkus makanan, termasuk daging kurban. Plastik jenis ini disebut berpotensi mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari makanan dan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Kresek Hitam Bukan Food Grade

Ahli teknologi pangan dari IPB University, Prof. Purwiyatno Hariyadi, menjelaskan bahwa kantong kresek hitam umumnya bukan termasuk kategori food grade atau bahan yang aman bersentuhan langsung dengan makanan.

Mengutip dari Detik, “Banyak plastik yang beredar, yang kresek hitam itu, bukan food grade. Artinya, kalau dia kontak dengan makanan maka komponen dari plastik itu pun, yang digunakan untuk membuat plastik akan terlucuti dan masuk ke dalam makanan,” tutur Prof Purwiyatno.

Lebih lanjut Ia juga menjelaskan bahwa bahan pembuat kresek hitam disebut mengandung polivinil klorida yang secara internasional telah dikategorikan sebagai zat berbahaya bagi kesehatan sehingga tidak dianjurkan bersentuhan langsung dengan makanan apa pun.

Plastik food grade dirancang khusus agar tidak memindahkan zat berbahaya ke makanan. Sementara plastik kresek hitam sebagian besar berasal dari proses daur ulang yang riwayat bahan sebelumnya tidak diketahui.

Menurut BPOM RI, plastik daur ulang tersebut bisa berasal dari limbah bekas pestisida, limbah rumah sakit, logam berat, hingga sampah bahan kimia lainnya.

Akibatnya, zat kimia dari plastik dapat berpindah ke daging, terutama karena daging memiliki kandungan lemak yang tinggi dan mudah menyerap kontaminasi.

Bisa Memicu Gangguan Kesehatan

Sejumlah penelitian dan laporan kesehatan menyebut bahan kimia pada plastik kresek hitam berpotensi mengandung zat karsinogenik atau pemicu kanker. Selain itu, beberapa bahan tambahan pada plastik juga dikaitkan dengan gangguan hormon, kerusakan genetik, hingga gangguan organ tubuh dalam jangka panjang.

Artikel kesehatan dari KlikDokter menyebut penggunaan plastik tidak aman untuk makanan dapat meningkatkan risiko kontaminasi bahan kimia yang berkaitan dengan perubahan jaringan tubuh, gangguan hormon, cacat lahir, hingga gangguan metabolisme.

Bahkan dalam beberapa kasus, bahan pelembut plastik seperti PCB (Polychlorinated Biphenyl) disebut dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius apabila terakumulasi dalam tubuh.

Daging Kurban Rentan Terkontaminasi

Daging segar termasuk bahan pangan yang sangat mudah menyerap bau maupun zat kimia dari lingkungan sekitarnya. Kandungan lemak pada daging membuat migrasi zat kimia dari plastik menjadi lebih mudah terjadi.

Selain kontaminasi kimia, penggunaan plastik kresek tipis dan tidak higienis juga meningkatkan risiko robek serta kontaminasi bakteri seperti E. coli dan Salmonella.

Karena itu, para ahli mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan kemasan saat pembagian daging kurban.

Gunakan Kemasan yang Lebih Aman

Sebagai alternatif, masyarakat disarankan menggunakan wadah yang lebih aman dan ramah lingkungan seperti plastik bening food grade, besek bambu, daun pisang, atau wadah makanan yang dapat dipakai ulang.

Selain lebih aman bagi kesehatan, penggunaan kemasan ramah lingkungan juga membantu mengurangi timbulan sampah plastik saat perayaan Idul Adha.

Baca Juga: Tak Hanya Gurih dan Murah, Lele Ternyata Kaya Nutrisi Penting untuk Kesehatan Tubuh

Sejumlah pemerintah daerah bahkan telah mengimbau panitia kurban untuk tidak lagi menggunakan kantong kresek hitam dan mendorong masyarakat membawa wadah sendiri dari rumah.

Kesadaran Kesehatan dan Lingkungan

Di balik tradisi berbagi daging kurban, aspek keamanan pangan ternyata menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan. Penggunaan plastik kresek hitam yang selama ini dianggap praktis ternyata berpotensi membawa dampak buruk bagi kesehatan.

Karena itu, masyarakat diimbau mulai beralih ke kemasan yang lebih aman, higienis, dan ramah lingkungan agar ibadah kurban tidak hanya membawa berkah, tetapi juga tetap menjaga kesehatan bersama.