Example 160x600
Example 160x600
Tech & EducationNews

Tanpa Centang Biru, Pengguna X Kini Tak Bebas Posting Lagi

×

Tanpa Centang Biru, Pengguna X Kini Tak Bebas Posting Lagi

Sebarkan artikel ini
Tanpa Centang Biru
Example 468x60

Khatulistiwahits — Platform media sosial X kembali membuat gebrakan kontroversial. Kali ini, pengguna akun gratis tanpa centang biru atau tanpa langganan premium resmi dibatasi hanya dapat membuat maksimal 50 postingan per hari.

Kebijakan baru tersebut mulai ditemukan pengguna melalui halaman pusat bantuan resmi X dan langsung memicu perdebatan luas di kalangan pengguna media sosial. Sebelumnya, akun nonverifikasi diketahui masih bisa membuat hingga sekitar 2.400 postingan dalam sehari.

Tak hanya membatasi unggahan utama, X juga menetapkan batas maksimal 200 balasan (reply) per hari bagi akun yang belum memiliki centang biru. Aturan ini berlaku di seluruh perangkat, baik aplikasi mobile, web, maupun akses API.

Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk menekan spam serta aktivitas bot yang selama ini menjadi persoalan di platform tersebut. Sejak diakuisisi Elon Musk, X memang terus melakukan berbagai perubahan besar, termasuk sistem verifikasi berbayar dan pembatasan aktivitas akun gratis.

Namun, kebijakan anyar ini justru menuai kritik tajam dari banyak pengguna aktif. Sejumlah netizen menilai pembatasan 50 postingan per hari terlalu rendah, terutama bagi akun media, komunitas, hingga pengguna yang aktif melakukan live update suatu peristiwa.

Beberapa pengguna bahkan menyebut aturan tersebut sebagai cara halus untuk memaksa pengguna beralih ke layanan premium berbayar. Paket termurah X Premium sendiri saat ini dibanderol mulai sekitar 3 dolar AS per bulan atau sekitar Rp50 ribuan.

Baca Juga: Inovasi Teknologi Instagram 2026, Pengalaman Pengguna Makin Imersif

Di sisi lain, X disebut akan memberikan notifikasi otomatis apabila pengguna telah mencapai batas harian mereka. Pengguna baru bisa kembali membuat postingan setelah periode pembatasan berakhir.

Kebijakan ini memunculkan kekhawatiran baru soal masa depan platform X. Sebagian pengguna menilai pembatasan tersebut dapat mengurangi kenyamanan berdiskusi secara bebas di media sosial. Tidak sedikit pula yang mulai melirik alternatif platform lain yang dianggap lebih longgar tanpa pembatasan ketat.

Meski begitu, langkah X memperketat aktivitas akun gratis diperkirakan masih akan terus berlanjut, seiring upaya perusahaan meningkatkan jumlah pelanggan premium sekaligus memperkuat pengawasan terhadap bot dan akun spam di platform mereka.**