Example 160x600
Example 160x600
Berita

16 Mahasiswa Prodi SIA UBSI Kampus Pontianak Ikuti Pembekalan Magang Di Diskominfo Kalbar

×

16 Mahasiswa Prodi SIA UBSI Kampus Pontianak Ikuti Pembekalan Magang Di Diskominfo Kalbar

Sebarkan artikel ini
sia
Example 468x60

KhatulistiwaHits, Pontianak — Sebagai bagian dari komitmen dalam menyiapkan lulusan yang unggul dan siap kerja di era digital, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak kembali menjalin kemitraan strategis dengan instansi pemerintahan. Salah satu bentuk implementasinya adalah partisipasi aktif dalam program magang mahasiswa di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Pontianak, yang diawali dengan kegiatan pembekalan pada Selasa (5/8), bertempat di Ruang Tengkawang, Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Barat.

Mahasiswa SIA UBSI Kampus Pontianak Siap Magang Di Diskominfo Kalbar

Kegiatan pembekalan diikuti oleh 45 mahasiswa dari tiga program studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA), Sistem Informasi, dan Informatika. Sebanyak 16 di antaranya berasal dari Prodi SIA UBSI kampus Pontianak. Acara ini dibuka secara resmi oleh Calvario Mandayu, Pranata Komputer Ahli Muda dari Diskominfo Provinsi Kalbar.

Dalam sambutannya, Calvario menyampaikan pentingnya kegiatan magang sebagai sarana integrasi antara ilmu akademik dan dunia kerja, terutama di instansi pemerintahan. Ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pelengkap studi, melainkan peluang nyata untuk belajar langsung dari lingkungan kerja yang sesungguhnya.

“Program magang ini merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di kampus sekaligus memahami dinamika kerja di sektor publik,” ungkap Calvario dalam keterangan tertulis, Rabu (6/8).

Sementara itu, Ketua Program Studi Sistem Informasi Akuntansi, Raja Sabaruddin, mengungkapkan kebanggaannya atas keterlibatan aktif 16 mahasiswa SIA dalam program ini. Ia menjelaskan bahwa keunggulan kompetitif mahasiswa SIA terletak pada penguasaan sistem informasi yang terintegrasi dengan akuntansi, sehingga relevan dalam mendukung digitalisasi layanan keuangan di instansi pemerintah.

“Kami berharap ke-16 mahasiswa SIA dapat memberikan kontribusi maksimal dalam pengelolaan sistem informasi akuntansi di OPD penempatan,” ujar Raja.

Acara pembekalan dipandu oleh Ratna Indrawati sebagai moderator dan menghadirkan empat sesi materi yang relevan dengan kompetensi mahasiswa. Pada sesi pertama, Gamal Febri Nugraha, Penata Tingkat I/III d, menyampaikan gambaran umum tentang pelaksanaan program magang dan peran mahasiswa di lingkungan OPD.

Materi berikutnya disampaikan oleh Uslan, Kabid Informasi Publik, yang memaparkan prosedur dan pentingnya penginputan SAQ keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari transparansi pemerintahan.

Pada sesi ketiga, Emriliza Amarulhaq, Pranata Komputer Ahli Pertama, menjelaskan bagaimana pengelolaan aplikasi dilakukan di perangkat daerah. Materi ini sangat sesuai dengan keahlian mahasiswa SIA yang telah dibekali pemahaman teknis tentang sistem informasi berbasis aplikasi.

Kemudian, sesi penutup diisi oleh M. Fathul Iman, Pranata Komputer Ahli Pertama, yang menyampaikan penanganan gangguan jaringan sebagai bagian dari dukungan teknis terhadap operasional perangkat daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kaprodi Sistem Informasi Muhammad Sony Maulana, Kaprodi Informatika Lisnawanty, serta pendamping mahasiswa dari masing-masing prodi yaitu Wanty Eka Jayanti (SIA), Eva Meilinda (SI), dan Muhammad Iqbal (IF). Selain itu, Reza Maulana dari BSI Career Center juga hadir sebagai koordinator penempatan magang mahasiswa.

Mahasiswa Prodi SIA mendapat pembekalan yang sangat berharga, khususnya dalam memahami penerapan sistem informasi akuntansi di sektor publik. Dengan bekal ilmu dari perkuliahan, mereka diharapkan mampu mengoptimalkan pelaporan keuangan dan pengelolaan data akuntansi di masing-masing instansi penempatan.

Baca juga: Orang Tua Apresiasi “Bincang Kampus & Orang Tua” UBSI Kampus Pontianak

Melalui kegiatan ini, Prodi SIA menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan industri, khususnya dalam mendukung digitalisasi layanan publik. UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berupaya memperluas kolaborasi dengan instansi pemerintah demi menghadirkan pengalaman praktis yang relevan dan berkualitas bagi mahasiswanya.(Tiara Sari)