Khatulistiwahits.com, Pontianak — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif turut mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui keterlibatan akademisi sebagai asesor Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Ketua Program Studi Sistem Informasi, Muhammad Sony Maulana, bersama Agung Sasongko, dosen Program Studi Sistem Informasi, menjadi asesor UKK di SMK Immanuel Pontianak pada 13–15 Oktober 2026.
Perkuat Sinergi Pendidikan Vokasi, Kaprodi Sistem Informasi UBSI Kampus Pontianak Jadi Asesor UKK
Keterlibatan keduanya menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung evaluasi kompetensi siswa SMK. Melalui UKK, peserta didik berkesempatan menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang telah dipelajari sesuai bidang keahlian masing-masing.
Muhammad Sony Maulana menyampaikan bahwa UKK memiliki peran penting dalam mengukur kesiapan siswa sebelum memasuki dunia profesional. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan penguasaan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Uji Kompetensi Keahlian merupakan salah satu tahapan penting bagi siswa SMK untuk menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang telah mereka pelajari. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja serta mampu mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri,” ungkap Muhammad Sony Maulana dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Rabu (28/10).
Ia juga menjelaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam pendidikan vokasi menjadi peluang untuk memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan. Kolaborasi tersebut dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus memperluas pemahaman mengenai kompetensi yang dibutuhkan di dunia profesional.
Partisipasi Agung Sasongko sebagai asesor turut menunjukkan peran aktif dosen UBSI kampusPontianak dalam mendukung pengembangan kompetensi siswa. Keterlibatan akademisi perguruan tinggi dalam UKK diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pendidikan tinggi dan sekolah menengah kejuruan.
Sinergi pendidikan vokasi dan perguruan tinggi menjadi salah satu upaya untuk mempersiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Melalui keterlibatan Muhammad Sony Maulana dan Agung Sasongko sebagai asesor UKK di SMK Immanuel Pontianak, UBSI kampus Pontianak sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong kolaborasi pendidikan yang berkelanjutan. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi dunia kerja. (Safika)















